Tampilkan postingan dengan label Masakan Khas Kediri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masakan Khas Kediri. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 November 2015

Resep Membuat Sate Bekicot Khas Kediri

Resep Sate Bekicot Khas Kediri – Sate bekicot atau sate nol dua (02) merupakan makanan khas Kediri. Pusat pembuatan sate ini ada di Desa Djengkol, Plosoklaten, Kediri atau sekitar 10 km dari Monumen Simpang Lima Gumul. Namanya saja sate bekicot, sudah barang tentu olahannya menggunakan bahan dasar hewan bercangkang dan berlendir tersebut. Menurut masyarakat setempat, daging bekicot dapat dijadikan obat untuk menyembuhkan penyakit gatal-gatal dan juga asma serta penyakit kulit lainnya.

Di sini akan dibagikan resep sate bekicot khas Kediri yang di dalamnya mengulas bahan dan bumbu apa saja yang digunakan untuk mengolah hidangan tersebut. Akan tetapi, Anda harus bersabar sebab langkah-langkah yang ada dalam resep sate bekicot khas Kediri terbilang cukup panjang dan lama. Kalau ingin tahu, silahkan baca ulasan berikut.
Sate Bekicot Khas Kediri
Sate Bekicot Khas Kediri
Bahan:

  • ½ kg daging bekicot tanpa cangkang
  • 25 buah tusuk sate

Bumbu:

  • 250 gram kacang tanah
  • 5 sendok makan kecap
  • 5 butir merica
  • 5 sendok makan minyak goreng
  • 5 butir bawang merah
  • 3 butir bawang putih
  • 3 lembar daun jeruk purut
  • 2 buah jeruk nipis, peras
  • ¼ sendok teh penyedap rasa
  • Cuka secukupnya
  • Garam secukupya
  • Cabai rawit secukupnya

Cara Membuat:

  1. Kalau Anda menggunakan bekicot yang masih hidup, silahkan memasukkannya ke dalam bak selama kurang lebih 2 x 24 jam tanpa diberi pakan. Siram setiap sore. Hal ini dilakukan agar kotoran serta lendir dalam bekicot keluar serta menghilangkan bau apek.
  2. Sesudah itu, rendam bekicot dalam air garam dengan sedikit cuka sekitar 10 menit sambil diaduk dan dibuang airnya. Lakukan proses perendaman tersebut sampai 4 kali sampai air rendaman jernih
  3. Setelah itu, masukkan bekicot ke dalam air mendidih selama seperempat jam sambil dibolak-balik lalu dinginkan.
  4. Pisahkan cangkang, kotoran, telur serta dagingnya dengan alat pencungkil. Cuci bersih daging bekicot dengan air yang mengalir. Kemudian rendam dengan air cuka selama seperempat jam lagi
  5. Lalu rebus daging bekicot selama seperempat jam dan cuci sampai bersih serta iris-iris sesuai selera.
  6. Tusuk daging bekicot tersebut dengan tusukan sate yang sudah disiapkan sampai habis
  7. Selanjutnya masukkan sate bekicot ke dalam bumbu yang sudah dihaluskan seperti, merica, bawang putih, kecap dan cuka. Biarkan beberapa saat sampai bumbunya meresap
  8. Buatlah bumbu kacangnya dengan menggoreng kacang tanah serta menumbuknya sampai halus. Campur bumbu tersebut bersama garam, bawang putih, daun jeruk purut, penyedap rasa dan juga cabai rawit yang sudah halus
  9. Tuang air sedikit dan rebus sampai berminyak sambil diberi kecap
  10. Panggang daging bekicot tersebut hingga matang sambil dibolak-balik. Angkat dan sajikan di piring saji
  11. Siram menggunakan bumbu kacang tadi dan jangan lupa menaburinya dengan bawang merah mentah serta irisan jeruk nipis..

Baca Juga : Resep Membuat Kue Bata Anget Khas Malang
Sebenarnya yang membuatnya lama dalam resep sate bekicot khas Kediri adalah pada proses pembersihannya. Sudah barang tentu lama, mengingat bekicot merupakan hewan yang hidup di sembarang tempat dan memiliki lendir yang kadang membuat jijik. Jadi, harus dibersihkan sampai benar-benar hilang kotorannya. Tidak mau, kan menyantap sate bekicot yang tidak bersih? Nah, salam koki dan selamat berkreasi!

Resep Membuat Sambal Tumpang Khas Kediri

Resep Sambal Tumpang Khas Kediri – Sambal tumpang merupakan makanan khas Kediri yang sudah terkenal di seluruh penjuru negeri ini. Makanan ini biasa dijadikan sebagai pelengkap atau lauk tambahan ketika Anda sedang menyantap hidangan. Makanan yang terbuat dari tempe yang sudah busuk ini memiliki rasa yang khas dan sangat lezat. Kalau Anda penasaran bagaimana rasanya, silahkan saja berkunjung ke Kediri. Dengan mudah Anda akan dapat menemukannya di berbagai warung yang berada di sekitar kota.

Namun, apabila Anda ingin berkreasi, silahkan memilih resep sambal tumpang khas Kediri sebagai pemandunya. Dengan resep ini, Anda akan bisa menghadirkan makanan tersebut secara sederhana tetapi lebih istimewa. Kalau tidak percaya, silahkan membaca ulasan bahan, bumbu dan juga cara membuatnya. Jika sudah mengerti, baru terapkan di dapur Anda. Gampang, kan?
Sambal Tumpang Khas Kediri
Sambal Tumpang Khas Kediri
Bahan:

  • 2 ons tempe segar
  • 1 ons tempe semangit, yang sudah diinapkan
  • 300 ml santan kelapa
  • 20 buah cabai rawit merah
  • 3 buah cabai merah besar
  • 10 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 2 sendok makan ebi
  • 2 cm lengkuas, dimemarkan
  • 2 cm jahe, dimemarkan
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok teh garam
  • 2 lembar daun salam, cuci bersih
  • 2 lembar daun jeruk purut, cuci bersih
  • ½ sendok teh merica bubuk
  • 3 butir kemiri, disangrai

Cara Membuat:

  1. Untuk membuat sambal tumpang, langkah pertama yang Anda lakukan adalah merebus semua bahannya dalam air mendidih hingga empuk serta lunak. Lalu angkat dan tiriskan
  2. Kalau sudah, haluskan semua bahan tersebut dengan cara menumbuknya. Tambahkan pula ebi, gula pasir, merica bubuk, penyedap rasa dan garam. Lalu aduk sampai rata
  3. Kemudian masak campuran tersebut dengan api sedang. Tuangkan santan ke dalamnya lalu aduk kembali sembari memasukkan daun jeruk, daun salam, lengkuas dan jahe dan masak hingga matang
  4. Angkat lalu sajikan di mangkuk saji. Sambal tumpang khas Kediri siap dinikmati.

Sambal tumpang ini memang cocok kalau disantap bersama nasi yang masih hangat. Apalagi kalau menggunakan kerupuk sebagai teman makannya. Disantap sambil menikmati kebersamaan keluarga akan membuat rasa khas dari sambal tersebut semakin tercipta. Apalagi kalau dimasak menggunakan resep sambal tumpang khas Kediri. Akan semakin istimewa pula sajian Anda. Baca Juga : Resep Membuat Lodeh Kikil Khas Jombang

Buat Anda yang sedang memasak dengan resep sambal tumpang khas Kediri, perhatikan setiap langkah yang ada. Jangan sampai kurang atau lebih semua takaran bahan dan bumbunya. Kalau perlu, ketika proses memasak Anda cicipi sedikit sudah pas atau belum. Jika sudah, baru dihidangkan di meja makan. Selamat berkarya dengan masakan Anda dan salam koki!